Cara Melayani Istri sesuai Ajaran Islam

by | Feb 13, 2024 | Info

Ada beberapa metode untuk memenuhi kepuasan istri, yang sesuai dengan ajaran Islam dan dilakukan dengan niat tulus untuk meraih ridha Allah Subhanahu wa Ta’ala.

  1. Harus ada perasaan cinta

Hubungan suami istri harus diawali dengan rasa cinta. Mengutip buku Pernikahan Menurut Islam oleh Samsurizal dijelaskan pentingnya perasaan cinta yang harus tertanam di benak suami dan istri. Dengan perasaan cinta dari suami, seorang istri akan lebih mencurahkan kasih sayangnya.

  1. Membaca Doa

Sebelum melakukan hubungan intim dengan istri, hendaknya membaca doa terlebih dahulu.

Doa sebelum berhubungan suami istri:

بِسْمِ اللهِ العِلِيِّ العَظِيْمِ، اَللَّهُمَّ اجْعَلْهُ ذُرِّيَّةً طَيِّبَةً إِنْ قَدَّرْتَ أَنْ تَخْرُجَ مِنْ صُلْبِيْ

Arab-latin: Bismillahil ‘aliyyil ‘adhiim. Allahumaj’alhu dzurriyyatan thayyibatan in qoddarta an takhruja min shalbii.

Artinya: “Dengan nama Allah yang Maha Tinggi lagi Maha Agung. Tuhanku, jadikanlah ia keturunan yang baik bila Kau takdirkan ia keluar dari tulang punggungku.

  1. Bercumbu dan bermesraan

Bercumbu dengan istri perlu dilakukan terlebih dahulu sebelum berhubungan intim. Bisa awali dengan obrolan santai, dan pastikan suasana juga mendukung.

Hadits Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam mengisyaratkan bahwa tidak boleh melakukan hubungan seksual sebelum bermesraan.

“Janganlah salah seorang dari kamu menggauli istrinya seperti binatang, tetapi hendaklah ada perangsang sebelumnya. Kemudian ada yang bertanya, ‘Apa perangsangnya?’ Nabi menjawab, ‘Ciuman dan cakapan’.” (Diriwayatkan Abu Mansur Al-Dailami)

  1. Niatkan untuk beribadah

Seorang suami yang menggauli istrinya dengan baik dianggap sebagai sebuah ibadah. Hal ini dijelaskan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam dalam sebuah hadits,

“Di kemaluan kamu ada sedekah (pahala).” Para sahabat bertanya, “Wahai Rasulullah, apakah ketika kami bersetubuh dengan istri akan mendapat pahala?” Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam kemudian menjawab, “Ya, andaikata bersetubuh pada tempat yang dilarang (diharamkan) itu berdosa. Begitu juga dilakukan pada tempat yang halal, pasti mendapat pahala. Kamu hanya menghitung hal-hal buruk saja, akan tetapi tidak menghitung hal-hal yang baik.”

  1. Berdoa setelah berhubungan

Setelah berhubungan, sunnah hukumnya untuk memanjatkan doa. Berikut ini adalah doa setelah berhubungan suami istri.

اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِيْ خَلَقَ مِنَ المْـَــاءِ بَشَـــرًا

Arab-Latin: “Alhamdu lillaahi dzdzii khalaqa minal maa i basyaraa”.

Artinya: Segala puji bagi Allah yang telah menjadikan air mani ini menjadi manusia (keturunan).

Demikian pandangan Islam yang mengajarkan tentang hubungan suami istri. Pernikahan merupakan hubungan yang dirahmati Allah Subhanahu wa Ta’ala sekaligus ibadah seumur hidup, sudah menjadi kewajiban suami dan istri untuk saling menjaga rumah tangga.

Astra Website Security
×