Kapan Kita Harus Melakukan Sujud Syukur

by | Oct 23, 2023 | Info

Ketika terhindar dari bahaya atau bisa sampai di suatu tempat setelah menempuh perjalanan jauh dengan selamat, biasanya muslim melakukan sujud syukur. Sujud syukur merupakan sujud yang dilakukan oleh seorang hamba kepada Tuhannya yang senantiasa memberikan karunia-Nya sebagai bentuk rasa syukur yang amat mendalam.

Sujud syukur yang dilakukan seorang hamba ini adalah sebuah tanda yang ditunjukkan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala bahwa dirinya bisa terhindar dari marabahaya yang hampir menimpanya namun tidak jadi karena perlindungan-Nya.

Sabda Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam,

فَعَنْ أَن بَكْرَةَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا أَتَاهُ أَمْرٌ يَسُرُّهُ اوبُشِّرَ بِهِ خَرَسًا حِدَّ اشْكْر اللَّهِ تَعَالَى. (رواه ابوداود وابن ماجة والترمذي وحسنة)

Artinya: “Dari Abu Bakrah r.a. bahwa Nabi saw. apabila mendapat sesuatu yang disenangi atau diberi kabar gembira, segeralah beliau tunduk bersujud sebagai tanda syukur kepada Allah Ta’ala.” (H.R. Abu Dawud, Ibnu Majah dan Tirmidzi yang menganggapnya sebagai hadis hasan)

Tata Cara Sujud Syukur

Perlu diketahui terlebih dahulu, hukum melakukan sujud syukur adalah sunah. Sehingga, apabila tidak dilakukan tidak akan berdosa, namun jika dikerjakan maka seorang hamba tersebut akan mendapatkan pahala.

Sujud syukur cukup dilakukan sebanyak satu kali di luar salat. Tidak ada ketentuan khusus untuk melakukan sujud syukur ini. Melakukan sujud syukur tidak harus suci dari hadas dan najis, tidak juga membutuhkan takbir sebagai pembuka, atau salam sebagai penutup.

Meski demikian, ada beberapa ulama yang berpendapat untuk melakukan sujud syukur harus mematuhi syarat-syarat seperti halnya dalam salat. Misalnya, harus suci dari hadas dan najis.

Namun, pendapat yang sesuai dengan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam adalah yang pertama. Sebab tidak ada hadits sahih yang menjelaskan seorang hamba harus suci dari hadas dan najis terlebih dahulu sebelum melakukan sujud syukur.

Mengapa Kita Harus Melakukan Sujud Syukur?

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam pernah melakukan sujud syukur untuk beberapa alasan. Dalam buku Fikih Madrasah Tsanawiyah Kelas VII karya Ahmad Ahyar dan Ahmad Najibullah, alasan mengapa Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam dan para sahabat melakukan sujud syukur adalah:

  1. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam melakukan sujud syukur ketika menerima surat tentang Hamadzan yang memeluk agama Islam.
  2. Abu Bakar Ash-Shiddiq melakukan sujud syukur ketika mendengar kematian Musailamah Al-Kadzab (nabi palsu).
  3. Ka’ab bin Malik melakukan sujud syukur ketika mendengar berita bahwa taubatnya diterima oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala.
  4. Ali bin Abi Thalib melakukan sujud syukur ketika menemukan mayat Dzats Tsudaiyah di antara orang-orang Khawarij yang tewas terbunuh.

Selain itu, alasan mengapa kita harus melakukan sujud syukur sudah dijelaskan dalam buku Seri Fiqih Kehidupan 3: Shalat yang ditulis oleh Ahmad Sarwat. Di antaranya:

  1. Mendapat Anak

Ketika pasangan suami istri sudah lama tidak mendapat anak, lalu keduanya dikaruniai buah hati oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala, maka mereka bisa menunjukkan rasa syukur yang besar tersebut dengan sujud syukur.

  1. Kemenangan Umat Islam

Alasan kedua mengapa kita harus melakukan sujud syukur adalah kemenangan umat Islam dalam penaklukkan negeri-negeri kafir. Muslimin bisa berterima kasih kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dengan melakukan sujud syukur.

  1. Kenikmatan Secara Umum

Alasan yang ketiga mengapa kita harus melakukan sujud syukur adalah karena mendapatkan semua hal yang lama tidak didapat dan sekiranya membuat diri kita sangat senang, maka kita disunahkan untuk melakukan sujud syukur.

  1. Diberi Kesembuhan atas Suatu Penyakit

Sumber sebelumnya menuliskan, alasan mengapa kita harus melakukan sujud syukur adalah karena berhasil sembuh dari suatu penyakit, misalnya kanker atau stroke. Maka, seorang hamba itu boleh melakukan sujud syukur atas karunia yang sudah diberikan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala.

  1. Terhindar dari Bahaya dan Bencana

Selain itu, Hasan Ayyub dalam bukunya yang berjudul Fikih Ibadah Panduan Lengkap Beribadah Sesuai Sunnah Rasul, menyebutkan alasan mengapa kita harus melakukan sujud syukur yang selanjutnya adalah karena sudah terhindar dari bahaya.

Hal ini mencontoh dari Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam yang mengatakan bahwa beliau dan para sahabat sujud syukur setiap kali ada nikmat yang menggembirakan atau terhindar dari bencana.

  1. Mendengar Berita yang Menggembirakan

Alasan mengapa kita harus melakukan sujud syukur yang terakhir adalah karena mendengar berita yang menggembirakan. Seorang muslim disunahkan untuk melakukan sujud syukur setelahnya.

Astra Website Security
×