Sosok Bilal bin Rabah, Sahabat Nabi yang Teguh Akidahnya

by | Sep 2, 2023 | Info

Bilal bin Rabah. Sahabat Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam ini merupakan sosok yang pertama kali mengumandangkan adzan.
Ada kisah menarik mengenai Bilal semasa dirinya masih menjadi budak. Dahulu, ia merupakan budak dari Habasyah (Ethiopia) dengan perawakan tegap, kekar, dan berkulit hitam.

Menukil buku 99 Kisah Menakjubkan di Alqur’an susunan Ridwan Abqary, Bilal disiksa ketika dipaksa untuk mengingkari Allah Subhanahu wa Ta’ala. Ketika masuk Islam, status Bilal sendiri belum merdeka.

Bilal masuk Islam secara diam-diam, namun majikannya mengetahui hal tersebut dan menyiksanya. Ia mendapat siksaan yang berat dari kaum Quraisy.

Kala itu, majikannya yang bernama Umayyah bin Khalaf menjemur Bilal di padang pasir yang gersang tanpa sehelai pakaian. Dirinya bahkan ditimpa oleh batu besar di atas dadanya seraya memaksa Bilal untuk berpaling dari Islam.

Bilal juga dikubur dalam pasir yang panas hingga hanya menyisakan kepala yang tak tertimbun pasir. Umayyah terus mengatakan akan membunuh Bilal sambil terus menyiksanya.

Meski sangat menderita, Bilal tidak goyah. Ia berpegang teguh pada Islam dan membiarkan sang tuan terus menyiksanya.

Melihat hal itu, Abu Bakar lalu meminta Umayyah agar menjual Bilal kepadanya. Tidak ingin rugi, Umayyah menawarkan Bilal dengan harga yang tinggi.

Setelah Bilal merdeka, ia terbebas dari segala siksaan dan penderitaan yang selama ini ia piku. Setelahnya, Bilal terus menjadi sosok yang mengikuti Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam.

Menurut buku The Great Sahaba karya Rizem Aizid, setelah Masjid Nabawi selesai didirikan, Rasulullah mensyariatkan agar adzan dikumandangkan sebelum dilaksanakannya salat. Saat itu, adzan menjadi sebuah tanda masuknya waktu salat dan bentuk seruan juga ajakan umat Islam untuk melaksanakan salat berjamah di masjid.

Sebelum adanya syariat tersebut, Islam tidak mengenal adzan. Untuk mendirikan salat lima waktu, mereka memanfaatkan hitungan waktu.

Suatu saat Rasulullah pernah berkumpul di masjid dengan para sahabat untuk mendirikan salat berjamaah. Kemudian beliau menunjuk Bilal untuk mengumandangkan adzan.

Dengan suara lantang dan merdu, Bilal mengumandangkan adzan ke seluruh penjuru Madinah. Dari kelebihan yang ia miliki, Bilal dijuluki Muadzdzin ar Rasul.

Astra Website Security
×